Dibuang setelah di tinggal

Sketsa kehidupan yang tidak abadi

Sumutpost.com, Lubuk Pakam – Tampaknya posisi dan letak gambar presiden ke 7 ini mencerminkan keadaannya saat ini, sungguh hati miris dan memilukan melihat sebuah pemandangan di samping kamar mandi pria Dinas Pendidikan Deli Serdang, entah ini ulah siapa atau mungkin tak disengaja, namun ini nyata.

Gambar presiden ke 7 RI ini diletak begitu saja tanpa penyangga atau alas tapi sengaja di letak posisinya di lantai luar samping kamar mandi Dinas Pendidikan Deli Serdang.

Gambar ini bukan secara kebetulan karena wartawan mau ke kamar mandi, apakah ini bentuk perhatian terkini kepada beliau setelah tidak menjabat? Memang nampaknya ini bukan baru akan tetapi sudah beberapa lama, itu kelihatan dari bekas dan bayangan bingkai yang berdebu. Tulisan ini bukan koreksi, ini hanya perenungan karna memang hal seperti ini kurang mendidik bagi generasi yang akan datang, karena bagaimana kita menghargai nilai-nilai kehidupan sejarah  bila kita abai? Paling tidak hanya ingat-ingatan saja bahwa inilah kehidupan, inilah siklus alam yang sudah ditakdirkan dan tidak dibuat-buat, mari renungkan sejenak mana kala  gambar ini bertengger ditempat tertinggi di dinding kantor-kantor di seantero negeri sampai 10 Tahun, namun kini diturunkan serendah-rendahnya disamping kamar mandi alias WC, saya sangat yakin tidak ada orang yang mau menempatkan gambar atau foto orangtuanya sendiri ditempat seperti itu. Atau diantara pembaca ada gak?

Baca Juga  Tanda-Tanda Akhir Zaman dan Peran Israel Jadi Sorotan Utama Seminar Eskatologi

Dalam hal ini sangat jelas bahwa kehormatan gak juga membuat kita menjadi mulia, seperti orang tua kita, walau hanya kita yang menghormatinya tapi ia sungguh  mulia dihati dan dipandangan kita sehingga walau sudah tiada, namun kita tetap menaruh gambarnya ditempat terbaik, bahkan diposisi terindah. Yaaaaa…begitulah…..nasibmulah…pak..mul. spc/df

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *