Tanda-Tanda Akhir Zaman dan Peran Israel Jadi Sorotan Utama Seminar Eskatologi

Monique Rijkers: Peristiwa Dunia Saat Ini Sesuai Nubuat Alkitabiah

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; hdrForward: 0; brp_mask:0; brp_del_th:null; brp_del_sen:null; delta:null; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 8;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 39;

Tanjung Morawa – sumutpost
Seminar sehari bertema Eskatologi atau ajaran mengenai hal-hal akhir zaman telah sukses diselenggarakan di Gedung Gereja GBIS Tanjung Morawa, Desa Bangunsari, pada Jumat (8/5). Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 15.00 WIB ini menghadirkan narasumber terkemuka, Monique Rijkers, dan digagas atas inisiatif Pendeta Jamsah Sigalingging dari Batam. Kegiatan ini dihadiri oleh puluhan pendeta, pemimpin rohani, dan jemaat dari berbagai wilayah, yang hadir untuk mendalami kaitan antara nubuat Alkitab dengan dinamika peristiwa dunia masa kini.

Di awal pemaparannya, Monique Rijkers menegaskan bahwa kita kini hidup di masa-masa menjelang kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali, yang ditandai dengan berbagai tanda nyata yang semakin terlihat jelas di seluruh penjuru bumi. Salah satu indikator utama yang disorotnya adalah meningkatnya ketegangan geopolitik, konflik bersenjata, serta deru perang dengan eskalasi tinggi yang melibatkan banyak negara besar maupun kekuatan regional. Menurutnya, gejala-gejala ini bukan sekadar masalah politik biasa, melainkan penggenapan apa yang telah dinubuatkan di dalam Kitab Suci berabad-abad lalu.

Baca Juga  BBM Langka di SPBU Deli Serdang, Eceran Rp 40.000/Liter

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; hdrForward: 0; brp_mask:0;
brp_del_th:null;
brp_del_sen:null;
delta:null;
module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 128;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;HdrStatus: auto;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 39;
“Segala sesuatu yang terjadi di panggung dunia saat ini, khususnya yang berpusat pada wilayah Timur Tengah dan negara Israel, tidak terjadi secara kebetulan. Semuanya telah dicatat dengan rinci di dalam Alkitab. Israel menjadi kunci utama dalam pemahaman kita mengenai masa akhir zaman,” tegas Monique di hadapan para peserta.

Ia menjelaskan lebih lanjut mengenai posisi dan kondisi Israel saat ini. Bagi bangsa Israel, cita-cita terbesar dan hak asasi yang paling mendasar adalah hidup damai di tanah perjanjian, terbebas dari segala bentuk ancaman, baik itu serangan langsung, ancaman tidak langsung, maupun aksi terorisme yang terus-menerus mengancam keberadaan mereka.

“Israel merindukan satu hal: sebuah negara yang damai, aman, dan sejahtera, tanpa ada teror, tanpa ada rasa takut, dan tanpa ada ancaman yang datang dari arah mana pun. Namun, kenyataan yang dihadapi Israel saat ini sangatlah berbeda. Mereka dikelilingi oleh ancaman yang datang dari negara-negara tetangga, maupun dari kekuatan-kekuatan proksi yang sengaja dibangun dan didanai dengan satu tujuan utama, yaitu memusnahkan Israel dari peta dunia,” ungkapnya.

Baca Juga  Bantuan korban bencana dilempar saja dari Heli, beras terbuang ditanah

Monique menilai bahwa setiap langkah pertahanan dan tindakan yang diambil oleh pemerintah maupun militer Israel adalah respons yang wajar dan mutlak diperlukan demi menjamin kelangsungan hidup bangsanya. Meski tantangan dan ancaman yang datang sangat besar dan tampak tidak seimbang, Monique mengajak seluruh peserta untuk memandang situasi ini dengan kacamata iman.

“Meskipun ancaman datang dari segala penjuru dan rencana jahat disusun untuk melenyapkan Israel, ada satu kepastian yang tidak pernah berubah: Tuhan selalu menolong dan menyertai bangsa pilihan-Nya. Hal ini bukan sekadar harapan, melainkan janji kekal yang tertulis jelas di dalam firman-Nya. Tidak ada satu pun rencana manusia atau kekuatan jahat yang mampu menggagalkan rencana Tuhan atas Israel maupun atas umat-Nya,” tambahnya dengan tegas.

Baca Juga  Menteri Imipas Copot Kalapas Enemawira Usai Paksa Warga Binaan Makan Daging Anjing

Acara seminar ini berjalan dengan tertib, penuh kekhidmatan, dan diakhiri dengan diskusi yang mendalam serta doa bersama. Para peserta menyampaikan apresiasinya karena mendapatkan wawasan yang lebih jelas dan kuat, yang meneguhkan iman serta pemahaman mereka agar tetap waspada dan siap menyambut kedatangan Tuhan Yesus Kristus.df/sp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *