#BANGSO BATAK MARSADA MA
Buat saudar-saudaraku Bangso Batak, terkhusus di Tapanuli Raya, mari sadarlah jangan mau dipecah belah oleh orang bukan Batak. Jika mereka nanti pergi dari Tano Batak entah karena terpaksa atau dipaksa, yang tinggal kita-kita juga Bangso Batak, karena di sini kampung kita, Tanah Leluhur kita, Tanah Kebanggaan kita Bangso Batak (Bona Pasogit) kita.
Sudah cukup banyak yang korban di antara Bangso Batak oleh perlakuan Bangso Batak juga, jiwa terancam, luka2, rumah hancur, ladang dan sawah kita hancur, rumah ibadah kita hancur, anak-anak putus sekolah, terutama Persaudaraan kita Rusak Total, terpecah (tak lagi saling tegur sapa), yang mungkin sangat sulit untuk dipulihkan karena sudah merasuk dalam ke lubuk hati (pusu-pusu), ke adat pun tak lagi bersama, bahkan mungkin sudah berpisah “paradaton” walau saudara kandung.
Tetesan darah Bangso Batak saudara kita yang dilakukan Bangso Batak saudara kita juga akan menyisakan pilu yang sangat membekas (Maripos-ipos) akan sulit dilupakan, bahkan bisa berdampak “Dendam” turun temurun pada generasi Bangso Batak berikutnya. Sudah tabiat Batak “Dendam” masih menjadi bagian dari kebiasaan Batak, apalagi yang tinggal di Bona Pasogit, sesama orang tua yang cekcok, anak-anak mereka ikut tak saling tegur sapa walau tinggal berdekatan rumah.
Wahai saudaraku Bangso Batak, sadarlah… sadarlah… dan berfikir panjanglah serta sama-sama berdoa, agar JANGAN MAU LAGI BERTENGKAR SESAMA BANGSO BATAK DEMI MEMBELA BUKAN BATAK…STOP 🖐️.
Jika karena pekerjaan (gaji) yang memaksa bertindak anarkis ke sesama Bangso Batak itu sudah salah, seolah olah Tuhanmu tak lagi kau percayai mampu memberi jalan hidup bagimu dan keluargamu.
Bangso Batak terkenal bangso beriman, taat beragama dan terkenal pekerja keras di manapun berada, tak pernah takut Tak Makan, apalagi tinggal di Bona Pasogit, masih banyak lahan sumber kehidupan yang bisa digarap.
PERCAYALAH…Tuhan tak akan mencurahkan REZEKI bagi orang yang bekerja dengan melakukan KEJAHATAN, jika saat ini dapat GAJI dengan melakukan Kejahatan, lihatlah semua itu akan segera habis tanpa sisa, bahkan anak-anak juga tak menikmatinya dengan tenang sebab tak ada berkat Tuhan di sana.
Wahai saudaraku Bangso Batak…. berhentilah BERMUSUHAN DAN MENGINTIMIDASI SAUDARAMU SENDIRI, sementara yang memerintahkanmu MERAUP KEUNTUNGAN BESAR hidup mewah di negerinya nun jauh di sana.
Sadarlah… Sadarlah… Sadarlah…!
Percaya Tuhan takkan membiarkan umatnya Melarat dan Mati Kelaparan.
“MARSADA MA BANGSO BATAK”
“MARDAME MA BANGSO BATAK”
“DEBATA NA GOGO NA GOK HUASO, MANGARAMOTI JALA PARADEHON NA RIKKOT DI BANGSO NA ASA UNANG RAPAR JALA TAHUTAN…AMEN”
Namanuarahon :
Hasudungan Siahaan (Medan)












